SCARF MEDIA
Modest Fashion, Beauty and Lifestyle Media

InsyaAllah from Nothing to Something

0 7

Assalamualaikum Wr Wb. Apa kabar Scarf Lover?

Lihat pohon besar yang menjulang ke langit, dengan batang pohon yang kuat dan cabang serta ranting yang banyak, akarnya menghunjam kuat ke tanah. Mestilah ia banyak membawamanfaat bagi sekitarnya.

Tapi apakah kita ingat bahwa sebelumnya pohon itu hanya berasal dari sebuah biji yang lemah? yang berserak di tanah, mungkin terlupakan, yang terhanyut air hujan tak mendapat perhatian. Ah itulah kehidupan. “from nothing to something.”

Lihatlah seekor singa yang mengaum menggetarkan, taring dan cakarnya sangat menakutkan, raja hutan begitulah julukannya. Tapi bukankah kita ingat bahwa sebelumnya diapun hanya seekor singa kecil yang menggemaskan, tidak ubahnya seekor kucing yang lucu? Begitulahkehidupan.

Atau lihatlah ulat yang banyak dijauhi karena kita geli melihatnya, bahkan gatal jika kita memegangnya, tak ada yang ingin dekat dengannya, tapi kemudian ulat tersebut berubah menjadi seekor kupu-kupu yang indah dan dikagumi banyak orang.

Itulah proses dalam kehidupan. Allah SWT mengajarkan kita sebuah proses kehidupan. Sebagaimana Allah SWT menciptakan proses penciptaan langit dan bumi, pergantian siang dan malam, juga perputaran roda kehidupan. Sulit dan mudah, senang dan sedih, lapang dan sempit, dan sebagainya. Kita selalu terikat oleh waktu. Sebagaimana hadist: Dari ibnu Abbas R.A. berkata Rasulullah SAW, bersabda: “manfaatkan lima keadaan sebelum datangnya lima: masa hidup sebelum datang matimu, masa sehatmu sebelum sakitmu, masa luangmu sebelum masa sibukmu, masa muda sebelum masa tuamu dan masa kayamu sebelum masa fakirmu”

Dalam hidup ini semua berproses, kecuali Allah SWT. Allah SWT tidak terikat waktu, tidak masuk ke dalam proses karena Allah swt yang menciptakan waktu. Karenanya jika Allah SWT berkehendak sesuatu itu berproses, maka berproseslah ia. Tetapi jika Allah SWT berkehendak untuk langsung tanpa proses, jadilah ia. “Kunfayakun”(QS: Yasin : Ayat 82). Semua yang terjadi dalam kehidupan ini bergantung pada Allah SWT. Dan semua terjadi atas se-izin Allah SWT.

Scarf Lovers, jika kita sudah memahami ini karenanya tidak ada yang tidak mungkin dalam kontek supaya menjadi sesuatu, atau meraih mimpi. Ayo kejar dengan usaha maksimal yang Allah SWT Ridha agar membuka pertolongan langit.

Kita acap kali dibatasi oleh pikiran kita sendiri. Belum-belum kita sudah bilang tidak mampu, tanpa mau berusaha. Belum-belum kita bilang tidak tahu tanpa mencaritahu. Bebaskan keterbatasan itu dengan ikhtiar yang maksimal. Berdoa dan berupaya tanpa sedikitpun putus harapan pada Allah SWT. Sebagaimana Allah SWT pun mengajarkan kita dengan ayatNYA :

“Faidza faraghta fanshab, Waila Rabbika farghab”.

“Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain, dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap”. (QS Al Insyirah: Ayat 7-8)

Ayat ini kurang lebihnya menjelaskan, bagaimana tugas kita hanyalah terus berupaya sungguh-sungguh dalam segala hal, dan tidak putus selalu memohon dan berharap kepada Allah SWT. Selebihnya biarlah bagaimana Allah  SWT berkehendak memutuskannya. Ikhlas terhadap apapun keputusan Allah SWT. Jika saat ini belum tercapai keinginannya, jangan berputus harap. Atau bahkan berburuk sangka terhadap Allah SWT. Karena selalu ada sisi positif dalam setiap hal. Ada berkah disetiap langkah, ada pahala di setiap cobaan. Tidak ada yang tidak mungkin dalam meraih impian. Ucapkan “Alhamdulillah ‘alakullihal”. Segala puji bagi Allah SWT terhadap segala sesuatu yang terjadi. Karena boleh jadi apa yang tidak kita sukai itu sebenarnya baik untuk kita, dan sebaliknya boleh jadi apa yang kita sukai ternyata buruk untuk kita. Allah yang MahaTahu, apa yang terbaik untuk kita.

Boleh Jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh Jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah SWT mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”  (QS. Al-Baqarah : 216)

Karenanya ucapkanlah Insya Allah dengan sebenar-benarnya, dan seyakin-yakinnya ucapan. Sungguh agung makna kata “insya Allah” itu. Di dalamnya dikandung makna paling tidak ada empat hal. Pertama, manusia memiliki ketergantungan yang tinggi atas rencana dan ketentuan Allah SWT (tauhid). Kedua, menghindari kesombongan atas segala kesuksesan yang dicapai (kekuasaan, kekayaan, keilmuan, dan status sosial.) Ketiga, menunjukkan ketawadhuan (keterbatasan diri untuk melakukan sesuatu) di hadapan manusia dan Allah SWT. Keempat, bermakna optimism akan hari esok yang lebih baik.

Dengan memahami dan selalu mengedepankan Insya Allah, maka pintu harap akan selalu terbuka, motivasi akan selalu terjaga, semangat akan selalu terpompa. Kenapa tidak? Karena kita yakin Sang Pemilik jagat raya Allah AzzawaJalla yang dengan Rahman da nRahiimnya akan selalu membantu kita.

Ayo Scarf Lover, tinggalkan yang sudah berlalu.Songsong masa depan, jangan biarkan hari-harimu basi. Mulai hari ini kita buat hidup menjadi berarti. “from nothing to something”, Insya Allah.

“Tidak ada yang lebih baik dari yang menulis atau yang membaca, karena yang lebih baik di sisi Allah SWT adalah yang mengamalkannya.”

 

Ust. ERICKYUSUF

Pimpinan pesantren kreatif iHAQi, penulis buku “99celoteh kang Erick Yusuf”

Twitter @erickyusuf

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.