Doa-doa Mustajab Agar Keinginan Tercapai

609

Setiap manusia pasti memiliki banyak keinginan. Terkadang kita merasa sulit bahkan tidak mampu untuk mewujudkan keinginan tersebut. Karena sejatinya adalah setiap sesuatu yang kita miliki adalah pemberian dari Allah SWT. Sekeras apapun usaha kita untuk mewujudkan sebuah keinginan, akan tetapi jika Allah SWT tidak menghendakinya, maka keinginan itupun tidak akan pernah terwujud.

Kita hanyalah makhluk yang tidak memiliki kekuatan dan sesuatu adapapun jika Allah SWT tidak memberikannya. Oleh karena itu, dalam setiap hidup ini, kita sangat bergantung pada Allah SWT sebagai satu-satunya Tuhan yang patut disembah dan hanya Dia-lah yang mampu memberikan segala kebutuhan kita.

Salah satu cara meminta kepada Allah SWT untuk mewujudkan keinginan kita adalah dengan berdoa.

“Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.” (QS. Al Mu’min: 60)

Berikut adalah doa-doa yang bisa dipanjatkan agar Doa agar Keinginan Tercapai, diantaranya:

  1. Membaca Surat Al Fatihah

Salah satu bacaan surat yang mustajab dijadikan doa agar keinginan tercapai. Surat Al Fatihah merupakan “Ummul Kitab” atau induk dari Al Qur’an. Surat Al Fatihah juga merupakan surat yang wajib dibaca ketika shalat. Ayat ke 5 surat Al Fatihah berbunyi:

“Iyyakana’budu wa iyyakansta’in.”

Artinya: “Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan.”

Inti dari ayat di atas adalah bahwa kita mengakui hanya kepada Allah lah kita meminta pertolongan, dan mengharapkan bantuan untuk dapat menyelesaikan apapun yang tidak sanggup dikerjakan sendiri.

Mengapa membaca surat Al Fatihah dapat mengabulkan suatu permohonan juga ditegaskan dalam hadits.

Nabi Muhammad Saw. bersabda:

Allah berfirman dalam hadist Qudsi: “Aku membagi shalat antara Aku dan hamba-Ku menjadi dua dan untuk hamba-Ku apa yang ia minta.” Maka jika sang hamba membaca (Alhamdulillahirabbil’alamin) Allah berkata: “Hamba-Ku menyukuri aku,” dan jika membaca (Araahman arrahiim) Allah berkata: “Hamba-Ku memuji Aku,” dan jika membaca (Maalikiyaumiddiin) Allah berkata: “Hamba-Ku pasrah kepada-Ku, dan jika membaca (Iyyakana’budu wa iyyakanasta’iin), Allah berkata: “Ini antara Aku dan hamba-Ku, dan untuk hamba-Ku apa yang ia minta,” dan jika membaca (Ihdinashiratolmustaqiim shiratoladzina an’amta ‘alaihim ghairil maghdhubi’alaihim waladhoollin), Allah berkata: “Ini untuk hamba-Ku dan untuk hamba-Ku apa yang ia pinta.” (HR. Muslim)

Dengan banyak membaca surat Al Fatihah diharapkan doa kita akan cepat terkabul. Sebagaimana inti dari ayat ke 5 surat tersebut.

  1. Membaca Surat Al Ikhlas

Surat Al Ikhlas adalah surat ke 112 dalam Al Qur’an. Surat ini hanya terdiri dari empat ayat. Adapun inti dari surat ini adalah tentang mengesakan Allah SWT. Kelebihan dari surat ini adalah seperti membaca sepetiga Al Qur’an, asbab masuk surga, dan asbab terampuninya dosa. Membaca surat Al Ikhlas juga dapat membantu terkabulnya sebuah doa.

Dalam sebuah hadist dikatakan:

“Sesungguhnya Rasullah Saw. mendengar seseorang berkata: “Ya, Allah, sesungguhnya aku meminta kepada-Mu, bahwa diriku bersaksi sesungguhnya Engkau (adalah) Allah yang tidak ada ilah yang haq disembah kecuali Engkau Yang Maha Esa, Yang bergantung (kepada-Mu) segala sesuatu, Yang tidak beranak dan tidak pula dipernakkan, dan tidak ada seorangpun yang setara dengan-Nya,” kemudian Rasullah Saw. bersabda: “Sungguh dirimu telah meminta kepada Allah dengan nama-Nya, yang jika Ia diminta dengannya (pasti akan) memberi, dan jika Ia diseur dengannya, (pasti akan) mengabulkannya.” (HR. Abu Daud)

  1. Membaca Doa Hajat

Begitu banyak doa-doa yang diajarkan Nabi Muhammad Saw. kepada kita untuk kehidupan sehari-hari. Mulai dari doa untuk makan, bercermin, masuk kamar mandi, dll. Doa-doa tersebut diajarkan kepada kita agar setiap perbuatan yang akan kita lakukan hendaklah meminta perlindungan kepada Allah SWT. Begitupun ketika kita saat memiliki hajat. Kita dianjurkan untuk melakukan shalat hajat dan berdoa. Adapun doa hajat adalah:

Laa illaha illallahul haliimul kariimu subhanallahi robbil ‘arsyil “azim. Alhamdulillahi robbil ‘alamin. As ‘aluka muujibaari rohmatika wa ‘azaimaa maghfirotika wal ghoniimata min kulli birri wassalaamta min kulli itsmin laa tada’ lii dzamban illa ghafartahu walaa hamman illa farojhtahu walaa haajatan hiya laka ridhon illa qodhoitahaa yaa arhamar roohimin.”

Artinya: “Tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Lembut dan Maha Pemyantun. Maha Suci Allah pemelihara Arsy Yang Maha Agung. Segala puji bagi Allah Tuhan seru seklaian malam. Kepada-Mu lah aku memohon sesuatu yang mewajibkan rahmat-Mu dan memperoleh keuntungan pada tiap-tiap dosa. Janganlah Engkau biarkan dosa daripada diriku, melainkan Engkau ampuni dan tidak ada sesuatu kepentingan, melainkan Engkau beri jalan keluar, dan tidak pula sesuatu hajat yang mendapat kerelaan-Mu, melainkan Engkau kabulkan. Wahai Tuhan Yang Maha Pengasih Dan Penyayang.”

  1.         Membaca Surat Al Baqarah: 285-286

Ayat-ayat ini merupakan ayat terakhir dalam surat Al Baqarah. Biasanya ayat-ayat ini dibaca setelah ayat kursi atau sebagai penerus dari ayat kursi ketika hendak memanjatkan hajat atau keinginan.

Dari Abu Mas’ud Al Badri Ra. bahawasanya Nabi Muhammad Saw. bersabda:

“Siapa yang membaca dua ayat terkahir dari surat Al Baqarah pada malam hari, maka ia akan diberi kecukupan.” (HR. Bukhari Muslim)

Kecukupan yang dimaksud dalam hadist tersebut adalah kecukupan bagi dunia dan akhirat. Maka segala kebutuhan kita di dunia dan akhirat akan terpenuhi jika kita mengamalkannya dengan baik. Tentunya, di samping itu kita juga harus senantiasa taat kepada Allah dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

  1. Perbanyak Berdzikir

Berdzikir artinya mengingat Allah. Dengan memperbanyak mengingat Allah, maka kita pun akan lebih sering diingat oleh Allah, logikanya seperti itu. Selain itu, apabila kita sering mengingat Allah, maka akan lebih mudah terjaga dari perbutan maksiat yang dapat menghambat terkabulnya sebuah doa. (YA)